Dampak Positif dan Negatif Teknologi Pada Lingkungan

Pada artikel yang lalu telah dibahas tentang pengertian tekhnologi, nah untuk melengkapi pengetahuan anda pada artikel ini kami akan membahas tentang, Dampak Positif dan Negatif Teknologi pada LIngkungan,
Perkembangan tekhnologi terhadap lingkungan sekarang menjadi semakin penting untuk dicermati dan diantisipasi oleh karena dampaknya yang semakin meluas, cepat dan irreversible. Berikut ini disampaikan beberapa dampak Negatif tekhnologi terhadap lingkungan, diantaranya adalah:

1. Terkurasnya Sumber Daya
Karena tekhnologi cenderung berkembang ke arah penciptaan krbutuhan baru, hiperkomsumsi maka eksploitasi sumber daya alam semakin meningkat terutama untuk memuaskan kebutuhan kultural manusia.

2. Gangguan Iklim
Tumbuhnya megapolis dan kawasan industri dapat menimbulkan perubahan iklim disuatu daerah akibat cuaca semakin tidak menentu.Suatu saat dikuatirkan ada daerah-daerah yang menjadi kering sedangkan daerah lain menjadi dingin dan kebanjiran

3. Destabilitasi dan Dekompensasi lingkungan
Akibat-akibat diatas dapat mengganggu keseimbangan ekosistem atau lebih tapatnya kebutuhan manusia dan alam menjadi rusak dan tidak terpenuhi atau tidak terkelolah dengan baik.

4. Konsumsi Tinggi dan Massal
Konsumsi massal semakin membebani lingkungan dan kondisi tidak seimbang terjadi dimana-mana.

5. Destruksi dan Kepunahan Spesies Hewan dan Tumbuhan
Perkembangan ekosistem dan pengelolaan lingkungan serta pembangunan intensif akan mendesak spesies hewan dsn tumbuhan yang tidak bermanfaat bagi manusia atau yang tidak dapat bertahan berkurang sedikit demi sedikit dan punah, kondisi ini akan mengganggu ekosistem global dan kondisi ekologis lebih lanjut.

6. Pencemaran lingkungan
Masalah pencemaran lingkungan sudah banyak sekali dibicarakan. Polusi yang memprihatinkan dimasa depan adalah terhadap air dan udara sehingga kedua syarat pokok kehidupan ini, yang biasanya tidak menjadi persoalan, tentu akan menjadi semakin gawat.

Perkembangan tekhnologi yang semakin pesat mempunyai dampak positif terhadap pemanfaatan sumber daya lingkungan, diantaranya adalah penggunaan sumber daya alam akan lebih efisien, efektif dan aneka ragam produk dari bahan sejenis akan semakin baertambah.

Fungsi Ilmu Pengetahuan

Pada artiekel yang lalu penulis telah membahas tentang Pengertian Ilmu Pengetahuan, untuk melengkapi pengetahuan teman-teman pembaca pada kesempatan ini penulis akan membahas secara singkat tentang Fungsi Ilmu Pengetahuan. Ilmu pengetahuan secara umum dapat memiliki tiga fungsi yang paling utama yaitu:
 
A. Menjelaskan (Explaining, Discribing), Fungsi menjelaskan, mempunyai empat bentuk yaitu 
  1. Deduktif: Suatu ilmu harus dapat menjelaskan sesuatu berdasarkan premis pangkal ilir yang telah ditetapkan sebelumnya,  
  2. Probabilistik: Ilmu dapat menjelaskan berdasarkan pola pikir induktif dari sejumlah kasus yang jelas, sehingga hanya dapat memberi kepastian (tidak mutlak) yang bersifat kemungkinan besar atau hampir pasti,  
  3. Fungsional: Ilmu dapat menjelaskan letak suatu komponen dalam suatu sistem secara keseluruhan.
  4. Genetik: Ilmu dapat menjelaskan suatu faktor berdasarkan gejala-gejala yang sudah sering terjadi sebelumnya 
 
B. Meramalkan (Prediction), Ilmu harus dapat menjelaskan faktor sebab akibat suatu peristiwa atau kejadian, misalnya apa yang akan terjadi jika harga naik.
 
C. Mengendalikan (Controling), Ilmu harus dapat mengendalikan gejala alam berdasarkan suatu teori, misalnya bagaimana mengendalikan kurs rupiah dan harga. 
Demikian artikel tentang Fungsi ilmu pengetahuan semoga bermanfaat.

Kelebihan Manusia Dari Penghuni Lainnya

Manusia sebagai salah satu penghuni bumi mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan makhluk penghuni alam semesta lainnya. Seperti diketahui bahwa benda mati (anorganik) relatif tidak memiliki perilaku dan tunduk pada hukum alam, seperti halnya benda cair akan menguap bila temperatur meningkat, Mengalir ketempat yang lebih tendah. Sefangkan makhluk hidup (organis) mempunyai perilaku bervariasi mulai dari sederhana seperti tumbuhan, sampai makhluk yang berperilaku kompleks seperti binatang dan yang berperilaku sangat kopleks seperti manusia. Namun secara filosofis semua makhluk hidup memiliki prinsip yang sama secara umum yaitu daya gerak, naluri mempertahankan diri dan kemampuan berkembang biak. Dalam persfektif atau istilah lsin juga dapat dijadikan rujukan, mengenai sudut pandang tentang kelebihan manusia jika dibandingkan dengan makhluk hidup yang lain, yaitu:
  1. Manusia sebagai mekhluk berfikir yang bijaksana (homo sapiens) yang dicerminkan dalam tindakan dan prilaku terhadap lingkungannya.
  2. Manusia sebagai pembuat alat karena sadar akan keterbatasan inderanya sehingga perlu bantuan peralatan untuk keperluan hidupnya (homo faber), baik fisik maupun nalarnya.
  3. Manusia berbicara (homo lengues) baik secara lisan maupun tulisan sehingga dapat dikomunikasikan  pada generasi berikutnya tentang apa yang diinginkan, apa yang ditemukan dan lain-lain.
  4. Manusia dapa bermasyarakat (homo sosious)  dan dapat pula berbudaya (homo humanis), artinya manusia bermasyarakat dengan tata tertib dan aturan yang diciptakan untuk kepentingan bersama dan saling menolong
  5. Manusia dapat mengadakan usaha (homo aconomicus) artinya mengadakan tukar menukar barang (barter) maupun jual beli dengan prinsip ekonomi dan sekaligus kebutuhan materinta terpenuhi.
  6. Manusia berkepercayaan dan beragama (homo religious) karena menyadari adanya kekuatan gaib yang besar dan mengatur jagad raya ini.