MANUSIA SEBAGAI SUBJEK DAN OBJEK IPTEK

Berkat kemajuan ilmu dan tekhnologi manusia dapat menciptakan alat-alat serta perlengkapan yang canggih untuk berbagai kegiatan, sehingga dalam kegiatan kehidupannya tersedia berbagai kemudahan. Hal ini memungkinkan manusia dapat melakukan kegiatan dengan lebih efektif dan efisien. dengan ilmu dan tekhnologi tumbulah berbagai industri yang hasilnya dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang, antara lain;
1. Dalam bidang pertanian, peternakan dan perikanan.
  1. Mampu menciptakan alat pertanian yang maju seperti traktor, alat pemotong dan penanam, alat pengolah hasil pertanian, dan alat penyemprot hama. Dengan alat-alat tersebut diharapkan manusia dapat menggunakan waktu dan tenaga dengan efektif dan efisien.
  2. Produksi pupuk buatan dapat membantu menyuburkan tanah, demikian juga dengan produksi pestisida dapat memungkinkan pemberantasan hama lebih berhasil, sehingga produksi pangan dapat ditingkatkan.
  3.  Tekhnik-tekhnik pemulihan dapat meningkatkan produksi pangan. dengan tekhnik pemulihan yang semakin canggih dapat ditemukan bibit unggul seperti jenis pada VUTW (varietes unggul tahan wareng), kelapa hibrida, ayam ras, ayam broiler, sapi perah, dan bermacam-macam jenis unggul lainnya.
  4. Tekhnik mutasi buatan dapat menghasilkan buah-buahan yang besar serta tidak berbiji.
  5. Tekhnologi pengolahan pascapanen, seperti penggalangan ikan, buah-buahan, daging, dan tekhnologi pengolahan lainnya.
  6. Budi daya hewan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahtraan manusia.
2. Dalam bidang kedokteran dan kesehatan.
Dengan hasilnya manusia menciptakan alat-alat operasi mutakhir, bermacam-macam obat, penggunaan benda radio aktif untuk pengobatan dan mendiaknosis berbagai penyakit, sehingga berbagai penyakit dapat dengan segera disembuhkan, dapat menurunkan angka kematian dan mortalitas. contoh obat yang mengandung unsur radioaktif adalah izoniazid yang mengandung C radioaktif, sangat efektif dan menyembuhkan penyakit TBC.
 3. Dalam bidang telekomunikasi
Manusia telah membuat televisi, radio, dan telepon yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan cepat dalam waktu yang singkat manusia dapat memperoleh informasi dari daerah yang sangat jauh, sehingga penggunaan waktu sangat efesien.
4. Dalam bidang pertanahan dan keamanan.
Manusia telah mampu alat atau persenjataan yang sangat canggih, sehingga dapat mempertahankan keamanan wilayahnya dengan baik. sayangnya, senjata itu digunakan secara semena-mena.

Sekian, semoga bermanfaat ;)

DAMPAK PENYALAGUNAAN IPTEK

Permasalahan yang timbul akibat adanya kemajuan tekhnologi adalah adanya dampak negatif yang disebabkan oleh kemajuan tekhnologi tersebut di antaranya :

1. NUKLIR

Meledaknya bom di Hirosima dan Nagasaki mengakhiri perang Dunia ke II. Akhirnya, perang untuk menghentikan kekejaman, penghancuran dan perusakan. Pada waku itu banyak korban berjatuhan,  tetapi kejadian tidak beerhenti di situ karena radiasi akibat senjata nuklir masih dapat dirasakan sampai sekarang. Penyebabnya adalah debu-debu radioaktif yang erasal dari bom nuklir serta reaktor-reaktor atom. Bahaya yang ditimbulkan adalah radiasi yang ditimbulkan oleh sinar alpha, beta dan gamma, serta partikel neutron kainnya hasil pembelahan inti. Efek yang ditimbulkan oleh radioaktif adalah terjadinya perubahan struktur zat serta pol reaksi kimianya, sehingga merusak sel tubuh. Bila hal ini terjadi pada gen maka gen akan menyebabkan terjadinya mutasi gen yang berakibat kanker.

2. POLUSI

Adanya bahan polusi tentunya dapat merusak lingkungan. Timbulnya pencemaran tentu erat kaitannya atau di sebabkan oleh berbagai aktivitas manusia antara lain:
  1. Kegiatan-kegiatan industri dalam bentuk limbah, zat-zat buangan berbahaya seperti, logam-logam berat, zat radioaktif, air buangan panas, juga dalam bentuk kumpulan asap, dan kebisingan suara.
  2. Kegiatan pertambangan, berupa terjadinya kerusakan instalasi, kebocoran, kebocoran, pencemaran buangan-buangan penambangan, pencemaran udara, dan rusaknya lahan-lahan akibat pertambangan.
  3. Kegiatan transportasi, berupa kepulan asap, naiknya suhu udara kota, kebisingan dari kendaraan bermoto, tumpahan-tumpahan bahan bakar kendaraan bermotor terutama minyak bumi dari kapal  tanker.
  4. Kegiatan pertanian, terutama akibat dari residu pemakaian zat-zat kimia yang memberantas hama seperti insektisida, pestisida herbisida, demikian pula dengan pupuk organik. 
 Suatu zat dikatakan polutan :
  • Kadarnya melebihi batas normal; 
  • Berada pada tempat yang tidak semestinya; dan
  • Berada pada waktu yang tidak tepat.
Sifat-sifat polutan antara lain:
  • Merusak untuk sementara, dan setelah bereaksi dengan zat lingkungannya tidak merusak lagi.
  • Merusak setelah jangka waktu tertentu.
Bencana polusi dapat dibagi menjadi empat, yaitu:
  • Yang langsung mengganggu kesehatan manusia.
  • Efek tak langsung pada manusia, misalnya efek koronis dari polusi udara atas gedung-gedung.
  • Efek langsung yang mengancam kualitas kehidupan manusia, seperti onggokan pupuk kandang dan selokan mampet.
  • Efek tak langsung terhadap masyarakat, misalnya, usaha pertambangan minyak Bumi di wilayah lepas pantai, penebangan hutan yang berlebihan.
Pencemaran lingkungan dapat berupa:
  • Pencemaran air tanah
  • Pencemaran udara
  • Pencemaran suara
  • Pencemaran benda-benda radioaktif
a. Pencemaran air tanah
  1. Zat kimia seperti limbah industri, pupuk buatan, dan detergen, dapat berakibat buruk terhadap tanaman dan tumbuhan serta organisme lainnya.
  2. Sampah plastik tidak hancur, sehingga menurunkan porositas tanah.
  3. Zat-zat limbah industri. 
  4. Berbagai sampah organik yang dibuang kesungai, kolam atau parit akan mengalami pembusukan. Untuk proses ini bakteri pembusukan memerlukan banyak O2.
  5. Terjadinya pembusukan yang berlebihan di perairan akan menyebabkan terjadinya penimbunan senyawa.
  6. DDT merupakan insektisida yang dahulu banyak digunakan petani untuk memberantas hama tanaman dan serangga penyebab penyakit lainnya,
b. Pencemaran Udara

pencemaran udara terutama terutama disebabkan oleh pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna dari pabrik, minyak, batu bara, dan lain-lain. Asap rokok juga merupakan polutan, baik bagi sipeokok sendiri maupun orang-orang disekitarnya. Gas-gas yang merupakan pencemaran udara adalah CO,CO2,NO,NO2,SO, dan SO2, .

c. Pencemaran suara

Penyebabnya adalah suara bising yang terus-menerus. satuan kekuatan suara adalah desibel (dB). percakapan normal : 40 dB
  1. Keributan = 80 dB
  2. Suara kereta api = 95 dB
  3. Mesin motor 5 PK = 105 dB
  4. Petir = 120 dB
  5. Pesawat jet lepas landas = 150 dB
Suara berkekuatan 80 dB sudah menimbulkan gangguan. Gangguan yang timbul terutama pada sistem pendengaran yang selanjutnya dapat mempengaruhi sistem lainnya seperti:
  1. perubahan tekanan darah;
  2. perubahan denyut nadi;
  3. kontaksi perut, gangguan jantung, stres, dan lain-lain.
d. pencemaran sosial dan budaya

Kemajuan tekhnologi pada kota-kota besar sangat berpengaruh sekali terhadap kehidupan di kota, kemajuan kehidupan di kota-kota besar membawa pengaruh yang sangat cepat terhadap kehidupan di pedesaan. Penduduk di pedesaan ingin merasakan hasil kemajuan tersebut.  Hal ini dalam satu segi membawa pengaruh yang kurang baik, yaitu penduduk pedesaan menjadi konsumtif adanya perubahan kebudayaan yang kurang baik terhadap muda mudinya.

3. KLONASI/KLONING
Dengan kemajuan genetika dan biologi  reproduksi, maka di mungkinkan rekayasa duplikasi atau multiplikasi manusia secara seksual dengan klonasi. tujuan klonasi dapat dirangkum sebagai berikut:
  1. Memberi anak yang baik pada pasangan yang tidak memiliki anak.
  2. Menyediakan jaringan atau organ fetus untuk transflantasi.
  3. Mengganti anak yang mati muda dengan anak yang sama cirinya.
  4. sebagai bagian dari eugenetika positif dengan membuat genetipus yang dianggap unggul sebanyak-banayaknya.
  5. Merealisasi teori dan memuaskan rasa ingin tahu ilmiah.
  6. memperoleh sampel dengan genetipus, yang sama untuk penelitian, misalnya tentang peran relatif  pengaruh lingkungan dan genetika pada genetipus manusia
  7. Memperoleh orang dalam jumlah banyak untuk pekerjaan yang sama dengan ciri-ciri tertentu.
Namun adapula dampak yang kurang baik, yaitu dengan hal-hal tersebut di atas banayak yang belum menyetujui dan banyak yang menentang akan adanya kloning tersebut. selain itu, pada segi agama pun sudah barang tentu bertentangan karena kita menantang akan kodrat kita sendiri, bagaimanapun manusia sebagai makhluk ciptaannya tidak akan mampu menandingi sang penciptanya. Jika wewenang kloning jatuh pada tangan diktraktor, maka dia dapat berbuat macam-macam yang merugikan spesies manusia dalam jangka panjang.

4. EFEK RUMAH KACA

Efek rumah kaca ini disebabkan akibat adanya pencemaran udara yang banyak mengandung zat-zat yang dapat mengubah suhu udara. Dengan adanya pencemaran udara akan menyebabkan pemanasan global. yaitu dengan adanya efek rumah kaca. yang dimana adanya efek rumah kaca ini sinar ultra violet yang dapat membahayakan manusia tidak akan disaring lagi oleh lapisan ozon, sehingga akan langsung manuju bumi  dan selanjutnya akan diam dan bersirkulasi di Bumi.

Konsep Teknologi

Dalam kepustakaan teknologi terdapat aneka ragam pendapat yang menyatakan bahwa teknologi adalah transformasi (perubahan bentuk) dari alam. Tekhnologi adalah realitas atau kenyataan yang diperoleh dari dunia ide, tekhnologi dalam makna subjektif adalah keseluruhan peralatan dan prosedur yang disempurnakan, sampai kenyataan teknologi adalah segala hal, dan segala hal adalah teknologi.
Istilah "teknologi" berasal dari kata techne dan logia. Kata yunani kuno techne berarti seni kerajinan. Dari techne kemudian lahirlah technikos yaitu seseorang yang memiliki kemampuan tertentu. Dengan berkembangnya keterampilan seseoramg yang menjadi semakintetap karena menunjukkan suatu pola, langkah, dan metode yang pasti, keterampilan itu lalu menjadi teknik.
Sampai pada permulaan abad XX ini, istils teknologi telah dipakai secara umum dan merangkum suatu rangkaian sarana, proses, dan ide disampin alat-alat dan mesin-mesin. perluasan arti itu berjalan terus sehingga sampai pertengahan abad ini muncul perumusan tekhnologi sebagai sarana atau aktivitas yang dengannya manusia berusaha mengubah atau menangani lingkungannya. Ini merupakan suatu pengertian yang sangat luas karena setiap sarana perlengkapan maupun kultural tergolong suatu teknologi.
Teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju pada pembuatan atau perwujudan sesuatu. kecenderungan ini pun mempunyai suatu akibat di mana kalau teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, maka dalam perwujudan tersebut dengan sendirinya setiap jenis teknologi/bagian ilmu pengetahuan dapat ada tanpa berpasangan dengan ilmu pengetahuan dan pengetahuan tentang teknologi perlu disertai oleh pengetahuan akan ilmu pengetahuan yang menjadi pasangannya.
Adapun tiga macam teknologi yang sering dikemukakan oleh para ahli, yaitu:

a. Teknologi Moderen

Jenis teknologi moderen ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Padat modal.
  2. Mekanis elektris.
  3. Menggunakan bahan impor.
  4. Berdasarkan penelitian mutakhir, dan lain-lain
b. Teknologi Madya

Jenis teknologi madya ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Padat karya.
  2. Dapat dikerjakan oleh keterampilan setempat.
  3. Menggunakan alat setempat.
  4. Berdasarkan alat penelitian.
c. Teknologi Tradisional

Teknologi ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Bersifat padat karya (banyak menyerap tenaga kerja).
  2. Menggunakan keterampilan setempat.
  3. Menggunakan alat setempat.
  4. Menggunakan bahan setempat.
  5. Berdasarkan kebiasaan atau pengamatan.
Demikianlah, teknologi adalah segenap kemampuan manusia menggunakan sumber-sumber daya alam untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya dalam kehidupan. secara lebih umum dapatlah bahwa teknologi merupakan suatu sistem penggunaan berbagai sarana yang tersedia untuk mencapai tujuan-tujuan praktis yang ditentukan
  1.