Home » » Augmented Reality

Augmented Reality

trendtek.republika.co.id



Sahabat memasuki abad 21 Ilmu Pengetahuan dan Teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat hingga muncul berbagai penemuan-penemuan seperti pengembangan sebuah software yang dapat membantu aktivitas sahabat baik dalam dunia pendidikan maupun dalam dunia kerja, ketika sahabat tidak mampu mengikuti perkembanagan tersebut maka, sahabat tidak akan mengetahui dunia diluar dunia sahabat. Oleh karena itu tulisan ini hadir untuk menginformasikan teknologi yang saat ini banyak digunakan dalam berbagai bidang dan dalam tahap perkembangan yaitu Teknologi Augmented Reality (AR), untuk mengetahuinya mari simak pendapat beberapa para ahli terkait dengan teknologi tersebut.....

Menurut Cawood (Mustika, 2015: 278) menyatakan bahwa “Augmented Reality (AR) merupakan cara alami untuk mengeksplorasi objek 3D dan data, AR merupakan suatu konsep perpaduan antara virtual reality dengan world reality. Sehingga objek-objek virtual 2 Dimensi (2D) atau 3 Dimensi (3D) seolah-olah terlihat nyata dan menyatu dengan dunia nyata. Pada teknologi AR, pengguna dapat melihat dunia nyata yang ada di sekelilingnya dengan penambahan obyek virtual yang dihasilkan oleh komputer”. 

Menurut (Figueiredo et al, 2014: 24) dalam jurnalnya tentang AR yang dapat menggabungkan objek antara dunia nyata dan maya sehingga menjadi realtime mengungkapkan bahwa; Virtual dan real objek muncul bersama-sama dalam sistem real time. Persepsi pengguna dari dunia nyata ditingkatkan dan pengguna berinteraksi dengan cara yang lebih alami. Objek virtual dapat digunakan untuk menampilkan informasi tambahan tentang dunia nyata yang tidak secara langsung dirasakan. Secara umum, aplikasi augmented reality jatuh dalam dua kategori: geo-dasar dan komputer visi berdasarkan. Aplikasi geo berbasis menggunakan mobile GPS, accelerometer, gyroscope, dan lainnya teknologi untuk menentukan lokasi, pos, dan arah perangkat mobile. Pengguna dapat melihat objek 3D yang ditumpangkan ke dunia dalam arah yang ia cari di. Namun, teknologi ini memiliki beberapa masalah. Masalah utama adalah tidak tepat lokasi, yang membuat sulit misalnya penciptaan lapisan foto. 

Menurut (Vyas, 2015) bahwa AR banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Mercedes, Argos dan IKEA untuk mencapai tujuannya, sedangkan penggunaan AR dalam Pendidikan Tinggi saat ini sedang dalam pembangunan, meningkatkan pengajaran dan pembelajaran bagi siswa di Sekolah Ilmu Kesehatan, Universitas College London, dengan mendukung praktek simulasi, di mana siswa yang terkena berbagai keperawatan kegiatan dalam keterampilan klinis laboratorium belajar. “Large companies, such as Mercedes, Argos and IKEA, currently use AR as a method of engagement with the public for retailing purposes. This engagement forms the principal aspect of the study and thereby determines its feasibility for further development. The use of AR within Higher Education is currently under development. Two examples of AR in this context include the Kendall College prospectus and the deployment of AR to enhance teaching and learning for students in the School of Health Sciences, University College London, by supporting simulated practice, in which students are exposed to a variety of nursing activities in a clinical skills learning laboratory”.

Menurut Wu dan Chiang (Figueiredo et al. 2014:31) menunjukkan bahwa “penerapan Animasi 3D memberikan lebih antusiasme untuk kegiatan pembelajaran, kinerja yang lebih baik dalam memahami penampilan dan fitur dari objek dan meningkatkan kemampuan spasial visualisasi”. Menurut Elvrilla Septri berdasarkan buku teks belajar sholat yang telah dibuatnya (Kelvin, 2015: 2) bahwa aplikasi ini dirancang menggunakan software Unity 3D berbasis Android. Marker dibuat dengan menggunakan software paint ataupun photoshop sehingga marker dapat dideteksi oleh kamera smartphone. Fitur yang terdapa pada aplikasi ini adalah perancangan model objek 3D yang dapat bergerak Menurut Septianita Riska (Kelvin, 2005: 2) tentang rancangan aplikasinya yaitu pengembangan Media Belajar Buku Saku Fisika dengan Teknologi Augmented Reality berbasis Android pada Materi Fluida Statis untuk Siswa Kelas X SMA IPA. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah siswa SMA kelas X dapat memahami materi fluida statis dengan pemodelan 3D menggunakan Augmented Reality. Aplikasi dirancang menggunakan Unity 3D dalam melakukan pemodelan objek 3D dan mengintegrasikan marker, objek 3D dirancang menggunakan Autodesk 3dsMax 2010. Fitur yang terdapat pada aplikasi berupa tombol info yang dapat disentuh pada layar smartphone sehingga akan menampilkan informasi mengenai materi fluida statis. 

Berikut beberapa sumber terkait dengan teknologi  Augmented Reality

Figueiredo, Mauro. 2014. Augmented Reality tools for teaching and learning. International Journal on Advances in Education Research 1 (1): 2340-2504. Portugal: Universidade do Algarve

Kelvin. 2015. Implementasi Augmented Reality pada Aplikasi Petunjuk Bahaya Merokok dengan Unity 3D berbasis Android. Palembang: Global Informatika MDP. (Online) http:// eprints.mdp.ac.id/1615/1/Jurnal.pdf. Diakses 01 Desember 2015. Pukul 10:30 WITA

Mustika. 2015. Implementasi Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Interaktif. Citec Journal 2 (4): 2460-4259. Palembang: STMIK Palcomtech.

Vyas, Dee. 2015. Using Augmented Reality to engage visitors and students at the Manchester. Journal of Educational Innovation, Partnership and Change 1(2). Manchester: Manchester Metropolitan University.